Posts

Showing posts from November, 2021

JADILAH ORANG-ORANG MUSHLIH

  ╔📖✨════════╗ MUTIARA AL-QUR'AN ╚════════📖✨ ╝ JADILAH ORANG-ORANG MUSHLIH •┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈• Orang yang shalih, maka Kebaikannya adalah untuk dirinya sendiri. Sedangkan orang yang mushlih, kebaikannya adalah untuk dirinya sendiri dan orang lain. Orang yang shalih itu dicintai manusia, Sedangkan orang yang mushlih itu dibenci manusia. ⁉ Kenapa bisa demikian? Karena kekasih kita al-Musthofå (Shallallahu 'alaihi wa Sallam) sebelum beliau diutus sebagai rasul, beliau adalah orang yang paling dicintai kaumnya lantaran beliau adalah orang yang shalih. Akan tetapi setelah beliau diutus Allah Subhanahu wa Ta'ala sebagai rasul, maka beliau menjadi mushlih sehingga beliau pun dimusuhi dan dikata-katai sebagai seorang penyihir yang pendusta lagi gila. ⁉ Apa sebabnya? Karena orang yang mushlih itu melawan betapa kerasnya hawa nafsu orang yang menginginkan melakukan perbaikan (ishlah) dari kerusakan-kerusakan mereka. 👉🏻 Karena...

Pahala Jariyah

  Apa yang hendak dibanggakan dari dunia ini, kelak ia akan sirna atau kita dulu yang pergi meninggalkannya... Tak ada yang bermanfaat bagi kita di dunia ini kecuali amal shalih dan kebaikan jariyah... Dikatakan 'jariyah' yang artinya mengalir, maka kebaikan tersebut akan terus mengalirkan pahala tiada henti sampai Allâh menghendaki berhenti... Contoh mudahnya begini : Saat Anda sholat, puasa atau ibadah, maka itu amal shalih buat Anda yang otomatis akan terhenti pahalanya saat Anda wafat. Karena ketika Anda wafat, Anda sdh tdk mampu lagi beribadah. Namun jika Anda mengajarkan sholat, puasa atau ibadah kepada anak, keluarga atau orang lain, kemudian mereka mempraktikkannya. Maka Anda akan mendapatkan pahala yg terus mengalir darinya d en gan sebab anda mengajarkan kebaikan kepada mereka dan pahalanya terus mengalir sampai mereka wafat. Namun jika mereka mengajarkan ilmu yang anda ajarkan kepada or an g lain, maka ilmu tersebut akan langgeng mengalirkan pahala ...

KETIKA NYALI DAN ILMU BERPADU

 Mengingkari kemungkaran itu membutuhkan nyali dan keberanian. Sebab beresiko tinggi. Karena itulah hanya sedikit orang yang meniti jalan tersebut. Kebanyakan memilih berada di dalam zona nyaman. Padahal Rasulullah _shallallahu ‘alaihi wasallam_ telah bersabda, " ﻣَﺎ ﻣِﻦْ ﻧَﺒِﻰٍّ ﺑَﻌَﺜَﻪُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻓِﻰ ﺃُﻣَّﺔٍ ﻗَﺒْﻠِﻰ ﺇِﻻَّ ﻛَﺎﻥَ ﻟَﻪُ ﻣِﻦْ ﺃُﻣَّﺘِﻪِ ﺣَﻮَﺍﺭِﻳُّﻮﻥَ ﻭَﺃَﺻْﺤَﺎﺏٌ ﻳَﺄْﺧُﺬُﻭﻥَ ﺑِﺴُﻨَّﺘِﻪِ ﻭَﻳَﻘْﺘَﺪُﻭﻥَ ﺑِﺄَﻣْﺮِﻩِ، ﺛُﻢَّ ﺇِﻧَّﻬَﺎ ﺗَﺨْﻠُﻒُ ﻣِﻦْ ﺑَﻌْﺪِﻫِﻢْ ﺧُﻠُﻮﻑٌ ﻳَﻘُﻮﻟُﻮﻥَ ﻣَﺎ ﻻَ ﻳَﻔْﻌَﻠُﻮﻥَ ﻭَﻳَﻔْﻌَﻠُﻮﻥَ ﻣَﺎ ﻻَ ﻳُﺆْﻣَﺮُﻭﻥَ، ﻓَﻤَﻦْ ﺟَﺎﻫَﺪَﻫُﻢْ ﺑِﻴَﺪِﻩِ ﻓَﻬُﻮَ ﻣُﺆْﻣِﻦٌ، ﻭَﻣَﻦْ ﺟَﺎﻫَﺪَﻫُﻢْ ﺑِﻠِﺴَﺎﻧِﻪِ ﻓَﻬُﻮَ ﻣُﺆْﻣِﻦٌ، ﻭَﻣَﻦْ ﺟَﺎﻫَﺪَﻫُﻢْ ﺑِﻘَﻠْﺒِﻪِ ﻓَﻬُﻮَ ﻣُﺆْﻣِﻦٌ، ﻭَﻟَﻴْﺲَ ﻭَﺭَﺍﺀَ ﺫَﻟِﻚَ ﻣِﻦَ ﺍﻹِﻳﻤَﺎﻥِ ﺣَﺒَّﺔُ ﺧَﺮْﺩَﻝٍ " _“Setiap nabi yang diutus oleh Allah kepada umat sebelumku pasti memiliki pendukung dan sahabat. Mereka berpegang dengan petunjuk Nabinya dan mematuhi perintahnya. Namun sesudah mereka muncul generasi yang mengucapkan apa yang tidak mereka praktekkan dan...

Adab Seorang Jema'ah atau Murid Terhadap Guru

 *🌺 MATERI FIQH DAN MU'AMALAH : _Adab Seorang Jema'ah atau Murid Terhadap Guru_ 🌺* _Oleh Akhuukum Fillaah :_ _*Abu Hashif Wahyudin Al-Bimawi*_ بسم الله الرحمن الرحيم الســـلام عليــكم ورحــمة اﻟلّـہ وبركاته إِنَّ الْحَمْدَ لله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَ نَتُوْبُ إِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بلله مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ الله فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إله إلا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لا نَبِيَّ بَعْدَهُ ••• ═════༻📚༺═════ ••• _Guru merupakan aspek besar dalam penyebaran ilmu, apalagi jika yang di sebarkan adalah ilmu agama yang mulia ini. Para pewaris nabi begitu julukan mereka para pemegang kemulian ilmu agama. Tinggi kedudukan mereka di hadapan Sang Pencipta._ _Ketahuilah saudaraku para pengajar agama mulai dari yang mengajarkan iqra sampai para ulama besar, mereka semua itu ada di pesan Rasulullah Shallallaahu ’a...

Ta’assub terhadap salah seorang guru atau golongan.

 Mutiara nasehat Syaikh Al-Utsaimin berkata: “Wajib atas penuntut ilmu untuk menghilangkan perkelompokan dan penggolongan dengan mengikat Wala’ (loyalitas) dan Baro’ (berlapas diri) kepada suatu kelompok atau suatu golongan. Hal ini tanpa diragukan merupakan perkara yang menyelisihi manhaj Salaf, karena salaf tidak berkempok-kelompok akan tetapi mereka adalah kelompok yang satu. Mereka berjalan di bawah firman Allah Ta’ala “Dia (Allah) telah menamai kalian semuanya dengan orang-orang muslim dari dahulu.” (Al-Haj:78) Maka tidak ada penggolongan, pengkotakkan, Wala’, dan Baro’ kecuali  dengan apa-apa yang datang dari Rasulullah.    Sebagian orang bergabung dengan suatu golongan, kemudian ia mengokohkan pendapat kelompok tersebut, berdalih dengan dalil-dalil mereka walaupun terkadang dalil tersebut merupakan bantahan terhadap mereka sendiri.    Ia juga membela golongan itu dengan mati-matian, ia sesatkan setiap orang yang menyelihinya dengan menggunakan kaedah...

TIDAK HARUS DIKENAL

  TIDAK HARUS DIKENAL Apapun sumbangsihmu terhadap dakwah dan misi-misi kemanusian, akan selalu dicatat Allah Tuhan Yang Maha pemurah, baik namamu dicatat sejarah ataupun sosokmu raib tak dikenal di bumi. Tak usahlah selalu mencari popularitas dengan “sepak terjangmu” di dunia, toh banyak pelaku sejarah Allah abadikan kisah mereka dalam Quran tanpa menyebut jati diri dan nama para tokoh tersebut. Tak perlu tau siapa dan berapa jumlah pemuda Ashabul Kahfi, sebab Allah sembunyikan jati diri mereka karena hal tersebut tidak begitu urgen untuk kita ketahui, cukuplah perjuangan mereka dalam mempertahankan tauhid jadi pelajran abadi sepanjang masa. Lebih dari mereka bahkan ratusan para rasul dan ribuan para Nabi, Allah sembunyikan kisah perjuangan mereka dalam berdakwah. Allah berfirman: " Para Rasul ada yang kami ceritakan padamu sebelumnya dan ada pula para Rasul yang tidak pernah kami kisahkan padamu”. QS: An -Nisa: 164. Tak usah khawatir berbuat baik, sebab tak satupun dari kebaikan...