Posts

Adab Seorang Jema'ah atau Murid Terhadap Guru

 *🌺 MATERI FIQH DAN MU'AMALAH : _Adab Seorang Jema'ah atau Murid Terhadap Guru_ 🌺* _Oleh Akhuukum Fillaah :_ _*Abu Hashif Wahyudin Al-Bimawi*_ بسم الله الرحمن الرحيم الســـلام عليــكم ورحــمة اﻟلّـہ وبركاته إِنَّ الْحَمْدَ لله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَ نَتُوْبُ إِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بلله مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ الله فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إله إلا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لا نَبِيَّ بَعْدَهُ ••• ═════༻📚༺═════ ••• _Guru merupakan aspek besar dalam penyebaran ilmu, apalagi jika yang di sebarkan adalah ilmu agama yang mulia ini. Para pewaris nabi begitu julukan mereka para pemegang kemulian ilmu agama. Tinggi kedudukan mereka di hadapan Sang Pencipta._ _Ketahuilah saudaraku para pengajar agama mulai dari yang mengajarkan iqra sampai para ulama besar, mereka semua itu ada di pesan Rasulullah Shallallaahu ’a...

Ta’assub terhadap salah seorang guru atau golongan.

 Mutiara nasehat Syaikh Al-Utsaimin berkata: “Wajib atas penuntut ilmu untuk menghilangkan perkelompokan dan penggolongan dengan mengikat Wala’ (loyalitas) dan Baro’ (berlapas diri) kepada suatu kelompok atau suatu golongan. Hal ini tanpa diragukan merupakan perkara yang menyelisihi manhaj Salaf, karena salaf tidak berkempok-kelompok akan tetapi mereka adalah kelompok yang satu. Mereka berjalan di bawah firman Allah Ta’ala “Dia (Allah) telah menamai kalian semuanya dengan orang-orang muslim dari dahulu.” (Al-Haj:78) Maka tidak ada penggolongan, pengkotakkan, Wala’, dan Baro’ kecuali  dengan apa-apa yang datang dari Rasulullah.    Sebagian orang bergabung dengan suatu golongan, kemudian ia mengokohkan pendapat kelompok tersebut, berdalih dengan dalil-dalil mereka walaupun terkadang dalil tersebut merupakan bantahan terhadap mereka sendiri.    Ia juga membela golongan itu dengan mati-matian, ia sesatkan setiap orang yang menyelihinya dengan menggunakan kaedah...

TIDAK HARUS DIKENAL

  TIDAK HARUS DIKENAL Apapun sumbangsihmu terhadap dakwah dan misi-misi kemanusian, akan selalu dicatat Allah Tuhan Yang Maha pemurah, baik namamu dicatat sejarah ataupun sosokmu raib tak dikenal di bumi. Tak usahlah selalu mencari popularitas dengan “sepak terjangmu” di dunia, toh banyak pelaku sejarah Allah abadikan kisah mereka dalam Quran tanpa menyebut jati diri dan nama para tokoh tersebut. Tak perlu tau siapa dan berapa jumlah pemuda Ashabul Kahfi, sebab Allah sembunyikan jati diri mereka karena hal tersebut tidak begitu urgen untuk kita ketahui, cukuplah perjuangan mereka dalam mempertahankan tauhid jadi pelajran abadi sepanjang masa. Lebih dari mereka bahkan ratusan para rasul dan ribuan para Nabi, Allah sembunyikan kisah perjuangan mereka dalam berdakwah. Allah berfirman: " Para Rasul ada yang kami ceritakan padamu sebelumnya dan ada pula para Rasul yang tidak pernah kami kisahkan padamu”. QS: An -Nisa: 164. Tak usah khawatir berbuat baik, sebab tak satupun dari kebaikan...